Thomas Tuchel mengatakan bahwa Inggris sangat kurang disiplin dalam struktur tim mereka selama menang tipis 2-0 pada kualifikasi Piala Dunia atas Albania di Stadion Wembley pada hari Jumat.
Pertandingan tersebut menandai pertandingan pertama Tuchel sebagai pelatih sejak ia resmi menjabat pada bulan Januari, dan pria berusia 51 tahun itu telah menyatakan preferensinya terhadap gaya permainan intensitas tinggi yang biasa dialami sebagian besar pemainnya di Liga Premier. Dibawah ini anda bisa melihat berbagai informasi mengenai sepak bola menarik lainnya hanya klik FOOTBALL UA.
Awal Era Tuchel Inggris Kurang Rapi Lawan Albania
Thomas Tuchel blak-blakan soal performa Inggris saat menang tipis 2-0 atas Albania di kualifikasi Piala Dunia. Menurutnya, Inggris kurang disiplin dalam menjaga struktur tim. Pertandingan ini jadi debut Tuchel sebagai pelatih sejak Januari, dan dia pengen banget Inggris main dengan intensitas tinggi, kayak yang biasa pemainnya lakuin di Liga Inggris.
Walaupun menang berkat gol debut Myles Lewis-Skelly dan gol telat Harry Kane, Tuchel masih kurang puas. Babak kedua terasa hambar, dan banyak yang pengen lihat lebih dari tim ini. Tuchel sendiri bilang, dia mau timnya lebih greget dan berani ambil risiko di babak kedua.
Sayangnya, yang terjadi malah sebaliknya. Inggris jadi kurang disiplin, terlalu individualistis, dan malah memperlambat tempo permainan. Tuchel juga khawatir timnya jadi kurang siap menghadapi serangan balik. Untungnya, gol kedua dari Kane bikin pertandingan selesai dan Inggris bisa bernapas lega.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Foden Belum Bersinar Tuchel Cari Cara Maksimalkan Potensi
Tuchel kasih kesempatan buat Phil Foden, pemain yang sering dikritik karena performanya beda jauh antara di klub (Manchester City) dan di timnas. Tapi, Foden masih belum bisa kasih dampak signifikan di pertandingan ini, dan akhirnya diganti sama Jarrod Bowen di menit ke-74. Tuchel sendiri pengen Foden bisa lebih berani menyerang bek lawan dan menggiring bola.
Tuchel merasa kedua pemain sayapnya kurang berpengaruh di pertandingan ini. Dia masih bingung kenapa timnya kesulitan buat ngasih bola lebih cepat ke mereka, atau nempatin mereka di posisi yang lebih enak buat nerima bola. Tuchel bilang, dia perlu nonton ulang pertandingannya buat cari tahu penyebabnya.
Intinya, Tuchel pengen memaksimalkan potensi Foden dan pemain sayap lainnya. Dia tahu Foden punya kualitas yang luar biasa, dan dia pengen Foden bisa nunjukkin itu di timnas Inggris. Tapi, Tuchel juga sadar, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki biar Foden bisa lebih bersinar.
Baca Juga: Ruben Amorim Akui Rasmus Hojlund Mandul Gol, Kok Bisa?
Cedera Gordon Kekhawatiran Baru Tuchel
Selain performa tim yang kurang memuaskan, Tuchel juga punya kekhawatiran lain. Anthony Gordon, pemain sayap Newcastle United, kelihatan cedera pinggul setelah masuk sebagai pemain pengganti di 15 menit terakhir pertandingan. Tuchel khawatir cedera Gordon ini cukup serius.
Tuchel awalnya ngira Gordon cedera perut, tapi ternyata pinggulnya yang bermasalah. Lalu Tuchel bilang, dia sedikit khawatir soal kondisi Gordon. Cedera ini tentu jadi pukulan buat Gordon, yang lagi berusaha buat nunjukkin kemampuannya di timnas Inggris.
Semoga aja cedera Gordon nggak terlalu parah, dan dia bisa cepet pulih dan kembali bermain. Tapi, yang jelas, cedera ini nambah daftar masalah yang harus dihadapi Tuchel di awal kepelatihannya.
Laga Kontra Andorra Momentum Perbaikan untuk Inggris
Inggris bakal ngadepin Andorra di pertandingan berikutnya dalam kualifikasi Piala Dunia. Pertandingan ini jadi kesempatan bagus buat Inggris buat memperbaiki performa mereka. Tuchel punya tugas berat buat bikin Inggris main lebih disiplin, lebih efektif, dan lebih menghibur.
Tuchel juga harus bisa nemuin cara buat memaksimalkan potensi pemain-pemainnya, terutama Foden dan pemain sayap lainnya. Selain itu, dia juga harus bisa nyari solusi buat masalah cedera yang lagi ngehantuin timnya.
Intinya, pertandingan lawan Andorra ini jadi ujian penting buat Tuchel. Kita lihat aja, apakah dia bisa ngebawa Inggris tampil lebih baik dan meraih kemenangan yang lebih meyakinkan. Semoga aja, Inggris bisa nunjukkin performa yang lebih oke dan bikin fans bangga. Manfaatkan juga waktu luang anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang berita sepak bola terupdate lainnya hanya dengan klik football-ua.com.