Pep Guardiola Menyesali Peluang Terbuang yang Bikin Man City Tertinggal di Liga Premier

Bagikan

Pep Guardiola mengakui bahwa kurangnya ketajaman dan peluang yang terbuang telah membuat Manchester City tertinggal dalam persaingan gelar Liga Premier musim ini. Tim asuhan Guardiola hanya meraih satu kemenangan dalam enam pertandingan terakhir, sehingga kini mereka tertinggal sembilan poin dari Arsenal di puncak klasemen.

Pep-Guardiola-Menyesali-Peluang-Terbuang-yang-Bikin-Man-City-Tertinggal-di-Liga-Premier

Manajer asal Spanyol itu menyoroti hasil imbang mengecewakan melawan Sunderland, Chelsea, Brighton, dan Tottenham sebagai bukti bahwa peluang terbuang membuat perolehan poin menjadi terhambat. Guardiola menekankan bahwa ketidakmampuan memanfaatkan peluang dalam situasi satu lawan satu atau dari jarak dekat adalah kesalahan yang harus dievaluasi oleh tim.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

“Kita harus bertanggung jawab saat melewatkan peluang. Satu gol yang seharusnya tercipta bisa membuat kita semakin dekat ke gelar,” ujar Guardiola. Ia menegaskan bahwa pada level tertinggi Liga Premier, selisih poin kecil sekalipun sangat menentukan hasil akhir musim.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Tantangan Konsistensi Tim

Guardiola mengakui bahwa timnya saat ini belum memiliki konsistensi seperti musim treble 2023. Saat itu, skuad inti memainkan banyak pertandingan dengan formasi yang stabil, sehingga chemistry antar pemain selalu terjaga. Kini, cedera dan rotasi pemain membuat performa City tidak seoptimal sebelumnya.

“Pada tahun treble, setiap pemain tahu perannya dan kami selalu menggunakan formasi yang sama. Sekarang banyak perubahan, dan hal itu memengaruhi performa kami di lapangan,” jelas Guardiola. Ia menambahkan bahwa proses membangun kembali skuad tidak bisa instan dan butuh waktu bertahun-tahun untuk mencapai level stabil seperti sebelumnya.

Guardiola menekankan bahwa perbedaan ini wajar, apalagi dengan kedatangan pemain baru dan cedera yang terus terjadi di posisi penting. Ia berusaha menjaga mental tim tetap positif meski menghadapi tekanan di klasemen.

Baca Juga: Gol Noni Madueke Akhiri Paceklik Arsenal di Liga Premier

Fokus ke Pertandingan Mendatang

Fokus-ke-Pertandingan-Mendatang

Meski tertinggal, Guardiola menekankan pentingnya tetap fokus pada pertandingan berikutnya. City akan menghadapi ujian berat melawan Liverpool dalam pertandingan tunda, yang bisa menjadi momentum penting untuk kembali ke jalur kemenangan.

“Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi dalam beberapa minggu ke depan. Kami harus tetap positif dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada,” ujar Guardiola. Ia berharap timnya dapat memaksimalkan potensi setiap pemain dan memperbaiki efektivitas di lini depan.

Guardiola menekankan bahwa peluang yang terbuang sejauh ini menjadi pelajaran berharga, dan City masih memiliki waktu untuk memperbaiki catatan mereka sebelum musim berakhir. Strategi, disiplin, dan ketajaman di kotak penalti menjadi kunci agar mereka tetap bersaing memperebutkan gelar.

Pembelajaran dari Treble dan Ambisi ke Depan

Pelatih City menekankan bahwa pengalaman meraih treble menjadi pelajaran penting untuk menghadapi kesulitan saat ini. Ia ingin pemain memahami pentingnya konsistensi, komunikasi, dan kekompakan antar pemain inti.

Guardiola juga menyoroti peran para bintang seperti Nico Gonzalez, Rayan Ait-Nouri, dan Erling Haaland dalam mengembalikan stabilitas tim. Ia berharap mereka bisa membawa pengalaman dan kepemimpinan untuk membimbing pemain baru agar performa tim kembali optimal.

“Ini adalah proses panjang. Kami akan memperbaiki kesalahan, memanfaatkan peluang, dan berusaha tetap berada di jalur persaingan gelar,” tutup Guardiola. City tetap memiliki ambisi kuat untuk mempertahankan supremasi mereka di Liga Premier meski menghadapi tantangan besar. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di football-ua.com.