Manajer Manchester City, Pep Guardiola, membuat suasana konferensi pers menjadi hangat dengan jawabannya yang jenaka. Saat seorang wartawan menanyakan taktiknya secara mendalam, Guardiola terkejut dan spontan mengajak reporter tersebut menjadi asisten pelatihnya.
Guardiola mengatakan, “Sialan, kamu benar-benar jenius! Apakah kamu ingin menjadi asisten pelatihku? Kamu yang terbaik,” yang memicu gelak tawa di ruang pers. Sikap ini menunjukkan sisi humor dan spontanitas Guardiola meski menghadapi pertanyaan serius.
Selain bercanda, Guardiola menekankan pentingnya fokus timnya menghadapi Salford City di Piala FA. Ia ingin memastikan para pemain tidak meremehkan lawan, sekaligus menjaga konsistensi performa tim yang telah menjalani jadwal padat di Liga Premier.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Fokus Manchester City pada Piala FA
Manchester City bersiap menghadapi putaran keempat Piala FA melawan Salford City, tim dari Liga Dua. Guardiola mengakui pemainnya kelelahan secara fisik dan mental karena padatnya jadwal, sehingga rotasi kemungkinan besar akan diterapkan.
Guardiola menekankan pentingnya menghormati kompetisi Piala FA, yang selalu menjadi target klub. Ia mengatakan meski lawan berada di level Liga Dua, timnya tetap harus bermain maksimal dan mengerahkan semua kemampuan untuk lolos ke babak berikutnya.
Pelatih asal Spanyol itu juga mengingatkan para pemain tentang sejarah kesuksesan klub di kompetisi ini. Walau kalah di beberapa final terakhir, kehadiran Manchester City selalu diperhitungkan dan menjadi contoh untuk menjaga mental juara.
Baca Juga: Pep Guardiola Menyesali Peluang Terbuang yang Bikin Man City Tertinggal di Liga Premier
Kondisi Pemain Kunci dan Taktik
Guardiola memberikan pembaruan mengenai Erling Haaland yang diragukan tampil karena cedera saat melawan Fulham. Ia menyatakan kondisi pemain masih akan dievaluasi sebelum pertandingan, dan keputusan akhir akan diambil pada hari pertandingan.
Selain itu, Guardiola menjelaskan soal penyesuaian taktik terkait trio penyerang dan penggunaan sayap sejati. Ia menekankan bahwa sistem permainan selalu menyesuaikan kualitas pemain yang tersedia, agar tim bisa tampil optimal tanpa memaksakan posisi tertentu.
Guardiola menambahkan bahwa fleksibilitas taktik adalah kunci, dan pengalamannya akan menjadi panduan untuk menghadapi laga-laga mendatang. Ia tetap fokus pada kualitas tim dan kesiapan mental para pemain menghadapi pertandingan.
Persiapan Salford dan Tantangan Mental
Manajer Salford, Karl Robinson, memperingatkan timnya agar tidak menukar jersey dengan bintang Manchester City di babak pertama. Ia menekankan pentingnya fokus dan disiplin, serta kesiapan menghadapi lawan yang lebih unggul.
Robinson juga menekankan latihan ekstra untuk mensimulasikan pertandingan yang sulit, termasuk memperluas lapangan dan bermain dengan lebih banyak pemain saat berlatih. Ini dimaksudkan agar pemain terbiasa dengan tekanan lawan berkualitas tinggi.
Walaupun peluang menguasai bola terbatas, Salford berusaha memanfaatkan setiap kesempatan dan menunjukkan mentalitas kuat. Pendekatan ini menjadi tantangan nyata bagi tim kecil menghadapi klub besar, sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi pemainnya. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di football-ua.com.
